Jumat, 12 Juni 2015

Pengertian Pelapisan Sosial atau Stratifikasi Sosial

     
Pada umumnya masyarakat telah mengenal pembagian atau pelapisan sosial sejak dahulu. Aristoteles menyatakan bahwa didalam setiap negara selalu terdapat tiga unsur, yakni orang-orang kaya, orang-orang miskin, dan rang-orang yang menengah. Menurut Aristoteles, orang-oarang kaya ditempatkan dalam lapisan atas oleh masyarakat, sedangkan orang-orang miskin ditempatkan dalam lapisan bawah, dan orang-orang yang menengah ditempatkan diantara orang miskin dan orang kaya.
Beberapa definisi stratifikasi sosial adalah sebagai berikut :
a.       Pitirim A. Sorokin mendefinisikan stratifikasi sosial sebagai perbedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat (hierarki).
b.      Max Weber dan R.M.Z. Lawang, mendefinisikan stratifikasi sosial sebagai penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu kedalam lapisan-lapisan hierarki menurut dimensi kekuasaan, revillege, dan prestise.
c.       Cuber mendefinisikan stratifikasi sosial sebagai suatu pola yang ditempatkan diatas kategori dari hak-hak yang berbeda.
d.      Horton dan Hunt, mendefinisikan stratifikasi sosial berarati perbedaan status yang berlaku dalam suatu masyarakat.
e.       B.J. Cohen, mendefinisikan startifikasi sosial adalah suatu sistem yang menempatkan seseorang sesuai dengan kualitas yang dimiliki dan menematkan mereka pada kelas sosial yang sesuai.
f.       Astrid S. Susanto stratifikasi sosial adalah hasil kebiasaan hubungan antar manusia secara teratur dan tersusun sehingga setiap orang setiap saat mempunyai situasi yang menentukan hubungannya dengan orang secara vertikal maupun horizontal dalam masyarakatnya.

Stratifikasi sosial (social Stratification) berasal dari bahasa latin “Startum”(tunggal) atau “strata” (jamak) yang berarti berlapis-lapis. Dalam sosiologi, stratifikasi sosial dapat diartikan sebagi pembedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas-kelas bertingkat (Wahyu, 2010:183-184).

Stratifikasi dalam bahasa Inggris disebut stratification berasal dari kata stratum (jamaknya strata) yang berarti lapisan. Stratifiasi sosial adalah lapisan masyarakat. Sosiolog Pitirim A. Sorokin mengatakan bahwa sistem lapisan masyarakat merupakan ciri yang tetap dan umum dalam setiap masyarakat yang hidup teratur. Adapun yang dimaksud dengan stratifikasi sosial atau lapisan masyarakat menurut soekanto (1992 )yaitu pembedaan masyarakat atau masyarakat kedalam kelas-kelas secara bertingkat atau hirarkis.

Bentuk-bentuk stratifikasi (lapisan) masyarakat berbeda-beda dan banyak sekali. Lapisan-lapisan tersebut tetap ada, sekalipun dalam masyarakat kapitalis, demokratis, komunis, dan lain sebagainya. Lapisan masyarakat tadi, mulai ada sejak ada manusia mengenal adanya kehidupan bersama didalm sustu organisasi sosial. Lapisan masyrakat mula-mula didasarkan pada perbedaan seks, perbedaan antara pemimpin dengan yang dipimpin, golongan buangan atau budak dengan golongan dan bukan buangan, pembagian kerja danbahkan juga suatu pembedaan berdasarkan kekayaan. Semakin rumit dan semakin kompleks pila sistem lapisan masyarakat (Suhada, 2011:85).


 

0 komentar:

Posting Komentar